Ada yang Sering Bilang Musik Indie. Sebenarnya Apasih Indie Itu?

By: Syaifull Rully
25 Maret 2019
236

Indie adalah singkatan dari kata independent, yaitu sifat sifat yang 'mandiri', 'bebas', 'merdeka'.

     Hai sobat The Pen. Masih seputar Lifestyle dan hiburan nih. Kali ini Pena akan coba berbagi informasi mengenai musik. Pernah ngga sih sobat The Pen merasa gerah sama musik yang mainstream? Musik yang itu-itu aja? Nah, mari kita simak artikel berikut ini.

     Banyak orang merasa gerah dengan dunia musik mainstream yang terlalu di dominasi oleh musik yang "kurang" berkualitas, musik yang relatif meniru musik yang sukses sebelumnya, dan dunia permusikan Indonesia melulu soal Via Valen dan Nella Kharisma. Kelamaan berendam pada kolam yang udah jenuh ini, masyarakat, khusunya Netizen mencoba mencari musik-musik yang diam-diam muncul ke permukaan. Belakangan ini, banyak nih band-band Indie yang berkembang di Indonesia mecoba melawan arus yang udah Pena jelasin tadi. Musiknya yang semakin bersahabat dengan telinga orang Indonesia membuat banyak dari mereka yang mulai disukai. tapi, banyak juga nih orang yang salah menganggap apa itu Indie. Dari sini, mari kita bahas apa itu musik Indie.

     Indie adalah singkatan dari kata independent, yaitu sifat sifat yang 'mandiri', 'bebas', 'merdeka'. Dalam dunia musik, indie berarti melakukan Do-It-Yourself approach saat melakukan rekaman dan publishing. Dan tak jarang, musisi indie mendirikian label mereka sendiri untuk melakukan rekaman dan publishing tersebut. Dalam publishing atau perilisan itu, musisi indie biasanya menyebarkan hasil karya mereka kepada kerabat mereka, dan ada juga yang melakukan konser-konser sederhana di kota-kota besar.

     Artinya, musisi indie bergerak untuk promosi secara mandiri tanpa bantuan dari label rekaman besar (major label). Indie awalnya juga digunakan untuk membedakan antara musisi independen dan musisi lain yang terikat label-label besar. Hal itu berdasarkan fakta bahwa mereka berada pada label rekaman independen, yang tentu saja lebih bebas dan ekspresif karena tidak ada yang membatasi mereka dalam membuat suatu karya. Jadi, dapat diartikan bahwa indie merupakan jalan bagi para pegiat seni yang lebih memilih untuk berkarya secara bebas dan independen.

     Namun, banyak nih orang-orang yang menganggap bahwa indie adalah sebuah genre atau aliran musik tersendiri. Anggapan ini salah besar. Namun kata indie dapat menjadi tambahan deskriptif pada suatu genre, menjelaskan perbedaan antara aspek musik dan aspek bisnis dalam musik. Misalnya: indie-rock, indie-pop, indie-rap, dll.

    Musisi indie juga biasanya menciptakan lagu sesuka mereka, tidak mengikuti tren pasar. Maka, tidak jarang lagu-lagu karya musisi indie dapat dibilang unik dan berbeda dengan lagu kebanyakan. Ternyata, sebagian band indie seperti misalnya Payung Teduh atau Efek Rumah Kaca berhasil sukses di telinga kalangan mainstream. Namun, akhirnya ada sebagian orang yang menganggap indie sebagai genre.

Jadi perlu ditekankan lagi, indie itu bukan lah genre, coy!

 

Indie Saat ini Di Indonesia

     seperti dilansir dari zetizen.com,

     Tren indie berkembang di Indonesia pada era 80-an, dan seiring banyaknya musik punk-rock yang bergerak tanpa ada bantuan dari major label. Lalu, indie terus berkembang hingga saat ini. Berlanjut tahun 90-an, istilah indie berkembang menggantikan istilah underground. Saat itu, muncul band-band legendaris seperti Mocca, Pas Band, Pure Saturday, NAIF, Efek Rumah Kaca (ERK), Goodnight Electric, dan masih banyak lagi.

     Sedangkan pada saat ini, cukup banyak band-band indie bermunculan, menggambarkan bahwa indie memang terus berkembang di Indonesia. Band-band seperti Barasuara, Payung Teduh, Pandai Besi, White Shoes & The Couples Company, Fourtwnty, Float, Reality Club, Elephant Kind, Stars and Rabbit, dan masih banyak lagi berhasil menjadi warna baru dalam industri musik Indonesia meskipun dengan rekaman dan promosi mandiri.

     Namun pada akhirnya, perkembangan indie tersebut dibarengi dengan pergesaran makna indie itu sendiri. Nggak hanya salah mengartikan sebagai genre, indie seolah jadi gaya hidup, bahkan dianggap sebagai style fashion. Pergeseran pastinya di kata "indie" itu dijadikan stigma untuk menggambarkan fashion seseorang atau jenis musik folk yang mengandung lirik seperti sore, senja, kopi, dan alam sekitar.

     gitu ya guys. kayaknya cukup sampe sini dulu ya pembahasan tentang musik Indie. Intinya, boleh banget kalau kita pada kepo atau interest tentang hal-hal berbau indie. Malahan, mereka juga bukan dukungan kita. Yang penting, kita sendiri juga harus paham apa arti dari indie itu. Indie bukan berarti harus folk, bukan berarti harus metal, bukan berarti gaya bajunya harus retro. Siapapun yang berkarya secara mandiri, itu lah anak-anak indie.

Dibawah ni Pena beri nih berkembangnya musik Indie di Indonesia chanel youtube pijaru.


Syaifull Rully

Head of Multimedia | Guru Bahasa Inggris, Seni Budaya, Dasar Desain Grafis, dan Sistem Komputer. Pembina Paduan Suara, Admin Web dan Media Publikasi SMK Tamtama Karanganyar.

comments
Tinggalkan Komentar

Create Account



Log In Your Account