6 Tips Sukses Bisnis Pendidikan di Era Industri 4.0

By: Delfi Sari'ah
27 Juni 2022
47

Pendidikan adalah lahan bisnis yang cukup menjanjikan. Bisnis pendidikan bisa menghasilkan keuntungan besar jika pelaku bisnis bisa memenuhi keb

Pendidikan adalah salah satu kebutuhan pokok. Manusia akan selalu butuh pendidikan. Pelaku bisnis hanya perlu cermat melihat peluang dan mengambil posisi tepat supaya bisa mendapatkan hasil dari situ.

Macam-macam Bisnis Pendidikan

Model bisnis di bidang pendidikan sangat bervariasi. Selain bisnis lembaga pendidikan, masih ada sejumah bisnis lain yang memanfaatkan kebutuhan di sektor pendidikan.

Berikut ini adalah model bisnis lembaga pendidikan yang paling populer.

  1. Sekolah

Mulai dari PAUD hingga Perguruan Tinggi, terjadi perputaran uang yang besar di situ.

Jika dikelola dengan baik, sekolah bisa menghasilkan keuntungan fantastis. Tapi hal tersebut diiringi juga dengan modal yang tidak sedikit.

Tren bisnis sekolah cukup marak di kota besar. Bisa dilihat dengan banyaknya sekolah swasta dengan standar internasional yang SPP nya selangit.

  1. Bimbel

Bimbel atau bimbingan belajar adalah bisnis pendidikan yang cukup lazim ditemui. Bisnis ini bahkan cukup banyak dijalankan secara personal, tanpa dinaungi institusi bimbel tertentu.

Beberapa tahun ke belakang, bisnis bimbel mulai bertransformasi sejak munculnya startup bimbel online.

  1. Kursus

Kursus mulai populer sejak orang-orang mulai sadar bahwa untuk bersaing di industri sekarang ini, butuh skill spesifik.

Materi kursus mulai bervariasi mengikuti perkembangan industri. Saat ini mulai banyak tempat kursus yang menawarkan pembelajaran seputar dunia digital, seperti: web development, programming, digital marketing, data analyst, dll.

Kursus juga mulai bertransformasi secara digital, ditandai dengan banyaknya layanan kursus online.

  1. Homeschooling

Bisnis ini terus berkembang dari tahun ke tahun.

Semakin banyak masyarakat yang mulai bisa menerima homeschooling karena dianggap cukup efektif dalam memberikan pendidikan yang sesuai dengan kepribadian anak.

Daftar di atas tentu saja hanya sedikit dari sekian banyak model bisnis di sektor pendidikan.

Tips Menjalankan Bisnis Pendidikan

Saat ini tengah digencarkan pendidikan 4.0. Seluruh lembaga pendidikan melakukan penyesuaian diri.

Berikut ini adalah tips bagi pelaku bisnis di bidang pendidikan, terutama bisnis lembaga pendidikan atau pelatihan, supaya bisa bisa bersaing di era ini.

  1. Optimasi Marketing secara Digital

Saat ini, pelaku bisnis harus mulai melek dengan pemasaran online. Supaya bisnis bisa menarik lebih banyak konsumen dan cepat berkembang, perlu dilakukan strategi pemasaran online yang tepat.

Hal pertama yang wajib dimiliki adalah website dan sosmed. Kedua hal ini harus diisi dengan konten berkualitas berupa visual dan copywriting yang menarik.

Konten tersebut kemudian harus disebarkan. Penyebaran melalui website bisa di optimasi dengan strategi SEO dan pemasangan ads di Google. Promosi di sosmed bisa dimaksimalkan dengan penggunaan hastag, endorse, dan ads.

  1. Memenuhi Kebutuhan Pasar

Pelaku bisnis harus bisa membaca apa yang dibutuhkan oleh pasar. Sebisa mungkin, pelaku bisnis harus bisa memenuhi kebutuhan tersebut.

Pada bisnis di bidang pendidikan, kebutuhan umumnya yaitu: konten pembelajaran, metode pengajaran, waktu pembelajaran, harga, jaminan (kerja setelah lulus atau jaminan sampai bisa), dll.

Seluruh hal ini berkaitan erat dengan perencanaan bisnis di awal. Analisa pasar harus jelas. Siapa yang disasar, apa kebutuhannya, dan bagaimana cara memenuhi kebutuhan tersebut.

Jika bisnis sudah terlanjur berjalan, sebagai pelaku bisnis harus bisa fleksibel melakukan sejumlah perubahan yang dibutuhkan supaya bisnis tetap relevan.

  1. Membuka Layanan Pembelajaran Online

Pemanfaatan dunia digital sebagai media pembelajaran harus bisa dioptimalkan.

Saat ini sudah banyak lembaga pendidikan yang bertransformasi dengan menghadirkan layanan online.

Layanan online sangat relevan dengan kebutuhan saat ini. Layanan online juga bisa menjangkau pasar yang lebih luas dan bisa menjadi alternatif pembelajaran yang fleksibel.

Ada sejumlah penyesuaian jika membuka layanan online. Konten pembelajaran bisa digitalisasi menjadi modul-modul pdf dengan visual menarik maupun format video dengan penjelasan dan tutorial lengkap.

Platform untuk pembelajaran online juga harus di setup sedemikian rupa supaya mudah dan nyaman diakses.

  1. Membuat Kurikulum Berkualitas

Kurikulum harus disusun sedemikian rupa supaya bisa memberikan pendidikan berkualitas. Porsi praktek dan teori harus diseimbangkan.

Jika model bisnisnya adalah kursus, kebutuhan industri juga perlu menjadi pertimbangan penting. Pasalnya orang-orang yang mengambil kursus, kebutuhan utamanya biasanya untuk meningkatkan kompetensi supaya bisa bersaing di industri.

  1. Menerapkan Metode Pembelajaran yang Efektif

Selain kurikulum, metode pembelajaran menjadi salah satu indikator kualitas pendidikan. Kurikulum sebaik apapun tidak akan berguna jika tidak bisa disampaikan atau diajarkan dengan baik.

Metode pembelajaran harus bisa menyampaikan materi pendidikan secara efektif. Jika materi bisa dicerna dengan baik oleh peserta didik, maka outputnya akan baik juga.

Lembaga pendidikan bisa menarik lebih banyak peminat jika track recordnya positif, dengan output SDM yang sukses.

Anda bisa mengadopsi salah satu metode pembelajaran yang sudah terbukti berhasil di luaran sana. Anda juga bisa mengembangkan metode sendiri, dengan standar tertentu.

Supaya metode pembelajaran bisa disampaikan dengan efektif, butuh tenaga pengajar yang kompeten dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Tenaga pengajar juga harus bisa melakukan mentoring pada peserta didik.

Maka dari itu, proses recruitment tenaga pengajar harus lebih diperhatikan.

  1. Meningkatkan Reputasi

Cara yang efektif untuk meningkatkan reputasi adalah dengan mencetak lulusan terbaik. Reputasi positif akan terbentuk Menjalankan bisnis semacam ini memang butuh modal besar. Anda bisa menggunakan pinjaman Pintek Institution untuk bisa mendapat suntikan dana.

Terdapat produk Pinjaman Modal Kerja yang bisa dimanfaatkan lembaga pendidikan untuk menambah atau memperbaiki fasilitas pendidikan. Dengan dana pinjaman tersebut, bisnis pendidikan yang Anda jalankan bisa dikembangkan lebih besar lagi.


Delfi Sari'ah

Content Creator | Siswa Otkp 1 2021 | Class Music YouTube SMK Tamtama Karanganyar

Komentar
Tinggalkan Komentar

Create Account



Log In Your Account