Bagi kamu yang sedang mencari tempat seru untuk menunggu waktu berbuka puasa di bulan Ramadhan, Pasar Sore Ramadhan (Pasora) di Desa Kedungpuji, Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen, patut masuk daftar kunjungan. Pasar ini sudah resmi dibuka sejak Kamis, 19 Februari 2026, dan berlangsung setiap sore selama bulan puasa. Lokasinya berada di sekitar Masjid Nurul Falaah, tepatnya sekarang bergeser sedikit ke depan Gedung Serbaguna desa—karena area sebelumnya sedang dibangun koperasi desa.
Jurnalistik Aatifah Abel (Photo: https://asset.kompas.com/crops/WLXClTUyPUCwYKHk0_-1V9Brj88=/0x0:0x0/1200x800/data/photo/2026/02/20/69982972035a1.jpg)
Sudah memasuki penyelenggaraan ke-16 sejak pertama kali digelar tahun 2010, Pasora bukan sekadar pasar takjil biasa. Di sini, kamu bisa merasakan suasana kebersamaan khas desa yang autentik: lampu-lampu sederhana, aroma gorengan hangat, dan obrolan ringan antarwarga sambil menanti azan maghrib. Tahun ini, sekitar 40 pedagang ikut serta dengan beragam menu berbuka puasa yang menggugah selera, mulai dari gorengan renyah, kolak manis, es buah segar, hingga jajanan tradisional lainnya yang jarang ditemui di tempat lain.
Penataan stan lebih rapi dibanding tahun-tahun sebelumnya, dengan akses jalan yang lebih lebar sehingga nyaman untuk berjalan-jalan, berfoto, atau sekadar duduk santai menikmati suasana. Pasora ini jadi pilihan tepat untuk wisata kuliner religi di bulan suci—bukan hanya soal makanan enak, tapi juga pengalaman merasakan semangat Ramadhan bersama masyarakat lokal yang ramah.
Sebagai tambahan, Bupati Kebumen Lilis Nuryani sempat hadir dan mengapresiasi acara ini sebagai penggerak ekonomi warga. Beliau juga membagikan uang tunai kepada anak-anak serta santunan kepada lansia, sekaligus memborong dagangan pedagang—momen yang menambah kehangatan suasana.
Jika kamu berada di sekitar Kebumen atau berencana traveling singkat di Jawa Tengah saat Ramadhan, mampir ke Pasora Kedungpuji. Tempat ini menawarkan pengalaman ngabuburit yang sederhana tapi penuh makna, plus mendukung usaha kecil warga desa. Siapkan perut kosong dan kamera—jaminan pulang dengan perut kenyang dan hati senang!