Satyaku Kudarmakan! Semangat Pramuka Hidup di SMK TAMTAMA KA

KARANGANYAR, 14 Agustus 2026 – Semarak peringatan Hari Pramuka Sedunia kembali mewarnai halaman SMK TAMTAMA KARANGANYAR. 

Sejak pagi, lapangan sekolah telah dipenuhi oleh seluruh peserta didik, dewan guru, dan tenaga kependidikan yang mengenakan seragam Pramuka lengkap. Barisan yang rapi dan sikap sempurna menunjukkan kesiapan seluruh warga sekolah dalam mengikuti upacara dengan khidmat.

Jurnalistik SMK Tamtama Karanganyar. 6 hari yang lalu

Upacara pada tahun ini dipimpin langsung oleh Bapak Susilo Utomo, M.pd selaku Pembina Upacara. Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih, dilanjutkan dengan pengucapan Dasa Dharma oleh pembaca Dasa Dharma.

Dalam amanatnya, Bapak Susilo Utomo, M.Pd menekankan kembali urgensi pengamalan Dasa Dharma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari. Beliau menyampaikan bahwa Gerakan Pramuka merupakan wadah strategis dalam pembentukan karakter generasi muda yang berintegritas.

Secara khusus, beliau menyoroti tiga poin Dasa Dharma yang dinilai sangat relevan dengan tantangan peserta didik saat ini.

 

Pertama, Dasa Dharma ke-1: Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Pembina upacara mengingatkan bahwa keimanan dan ketakwaan merupakan pondasi utama dalam setiap tindakan. Kecakapan dan keterampilan tanpa diimbangi dengan spiritualitas yang kuat akan kehilangan arah dan tujuan.

 

Kedua, Dasa Dharma ke-2: Cinta Alam dan Kasih Sayang Sesama Manusia.

Pramuka dituntut untuk memiliki kepedulian yang tinggi, baik terhadap kelestarian lingkungan maupun terhadap sesama. Sikap peduli ini harus diwujudkan melalui tindakan nyata, mulai dari menjaga kebersihan lingkungan sekolah hingga membantu teman yang membutuhkan.

 

Ketiga, Dasa Dharma ke-10: Suci dalam Pikiran, Perkataan, dan Perbuatan.

Di era digital saat ini, nilai kesucian menjadi tantangan tersendiri. Peserta didik diharapkan mampu menjaga integritas diri dengan berpikir positif, bertutur kata santun, dan berperilaku terpuji, baik di lingkungan sekolah maupun di media sosial.

Lebih lanjut, Bapak Susilo menegaskan komitmen SMK TAMTAMA KARANGANYAR untuk terus mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam kompetensi kejuruan, tetapi juga memiliki budi pekerti luhur dan jiwa kepemimpinan. Lulusan SMK TAMTAMA diharapkan mampu menjadi sumber daya manusia yang kompeten, berakhlak mulia, dan siap menghadapi dunia kerja maupun industri.

Upacara peringatan Hari Pramuka Sedunia ditutup dengan pengucapan Dasa Dharma secara bersama-sama dan diakhiri dengan bernyanyi "Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan" yang menggema di seluruh lapangan upacara.

Peringatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh keluarga besar SMK TAMTAMA KARANGANYAR untuk terus menghidupkan nilai-nilai luhur Gerakan Pramuka sebagai pedoman dalam menuntut ilmu dan membangun karakter bangsa.